Sabtu, 31 Juli 2010

MARHABAN YA RAMADHAN


MARHABAN YA RAMADHAN
Ramadhan sudah menjelang, bulan yang penuh berkah dan ampunan, bulan yang selalu ditunggu-tunggu oleh umat yang beriman.
Bulan Ramadhan, bulan dimana manusia diberi kesempatan emas untuk mendulang pahala sebanyak mungkin sekaligus membersihkan beban dosa yang memberatlan perjalanan menuju hidup kekal abadi.
Di dimensi duniawi, bulan Ramadhan adalah peluang untuk menguji rasa empati dg sesama, sekaligus saat untuk “turun mesin” komponen2 tubuh khususnya organ pencernaan untuk “menyehatkan” onderdil yang selama 11 bulan bekerja keras.
Pada dimensi ukhrowi, bulan Raamadhan adalah bulan mulia, bulan dimana manusia diberi kesempatan oleh Allohu Robbi untuk memungut sebanyak mungkin belak perjalanan menuju kebahagiaan abadi, sekaligus bulan dimana Alloh membuka pintu tobat selebar-lebarnya, agar manusia berkesempatan membersihkan diri dari noda2 dosa, agar beban berat terlepas dari pundak.

1. Sungguh-sungguh memohon kepada Allah swt, agar diijinkan berjumpa dengan Ramadhan dalam keadaan sehat lahir batin. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan. Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadan.” (HR. Ahmad dan Tabrani)
2. Perbanyak membaca kalimat tayyibah. (Alhamdulillah, Subhanallah, MasyaAllah, Allahu Akbar, Astaghfirullah dsb) Dengan demikian lidah, hati dan pemikiran kita akan terjalin kuat dengan kebesaran Allah. Ada “klik”.. yang tercipta. (Insya Allah)
3. Bersyukur dan menantikan dengan penuh kegembiraan datangannya bulan Ramadhan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para sahabatnya setiap kali datang bulan Ramadhan: “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).
4. Usahakan untuk membuat rencana kegiatan harian untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadhan. Detik-detik dalam bulan Ramadhan sangat istimewa… dengan membuat rencana tsb, mudah-mudahan kita dapat lebih berkualitas dalam menjalaninya.. (contoh rencana menyambut bulan Ramadhan dapat di lihat disini : Ramadhan akan segera tiba. Yang saya peroleh dari sebuah situs negara tetangga beberapa tahun yang lalu)
5. Memperkuat tekad.. berniat sungguh-sungguh untuk mengisi waktu-waktu Ramadhan dengan ketaatan. Insya Allah, jika kita bersungguh-sungguh dan tulus kepada Allah swt., maka insya Allah, Allah swt. akan banyak memberikan bantuan, kemudahan dalam melaksanakan setiap aktifitas yang kita rencanakan (pada point 4). “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” QS Muhamad:21.
6. Sebelum memasuki bulan Ramadhan, kita memperlajari aturan tentang puasa (fiqh). Tanpa ilmu.. ibadah kita tak kan sempurna. Bertanya kepada orang-orang yang berilmu, agar tidak ada kesimpang siuran. “Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahu.” Al-Anbiyaa’ ayat 7.
7. Usahakan banyak menghadiri majelis taklim. Agar hati ini menjadi tenang, bersih dan penuh dengan semangat ke-Islaman. Akan memompakan semangat dan memperbesar tekad. Apalagi jika ditambah dengan terhubung kembali jalinan silahturahmi antara sesama hamba Allah. Saling mengingatkan.. saling mendukung. Subhanallah..
8. Lakukan Taubat yang sesungguh-sungguhnya taubat (taubatan nashuha). “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” An-Nur:31. Melakukan perubahan secara menyeluruh. Kembali kepada Allah azza wa jalla. Membenahi ikatan dengan Nabi Muhammad saw.. (membaca sirah Nabiwiyah). Menjadikan Nabi Muhammad saw, kembali sebagai satu-satu idola. Berusaha meniru dan menjalankan sunnahnya. Bersiap untuk menjadi bagian dari penyebar
9. Berusaha menjalin silahturahmi kembali dengan orang tua, saudara, kerabat, tetangga, hadai taulan. Ajak semua orang untuk sama-sama mempersiapkan diri dengan baik.

Jakwal Imsa’iyah Ramadhan 2010 beberapa kota di Indonesia.

Jadwal Puasa 2010 Untuk wilayah Jakarta Disini
Jadwal Puasa 2010 – untuk wilayah Surabaya disini
Jadwal Puasa 2010 – Untuk wilayah Surakarta disini
Jadwal Puasa 2010 – Untuk wilayah Makassar disini
Jadwal Puasa 2010 – Untuk wilayah Yogyakarta disini
Jadwal Puasa Imsakiyah Ramadan 1431 H – untuk wilayah Semarang disini
Jadwal Imsak Romadlon 1431 H – Untuk wilayah Pekanbaru disini
Jadwal Imsak Romadlon 1431 H – Untuk wilayah Palu disini
Jadwal Puasa Imsakiyah Ramadan 1431 H – untuk wilayah Malang disini
Jadwal Puasa Imsakiyah Ramadan 1431 H – untuk wilayah Bandung disini
Jadwal Imsak Romadlon 1431 H – Untuk wilayah Batam disini
Jadwal Puasa Imsakiyah Romadlon 1431 H – Untuk wilayah Jambi disini
Jadwal Puasa Ramadhan 2010 – Untuk wilayah Palembang disini
Jadwal Puasa Ramadhan 2010 – Untuk wilayah Bandar Lampung disini
Jadwal Puasa Ramadhan 2010 – Untuk wilayah Medan disini
Jadwal Puasa Ramadhan 2010 – Untuk wilayah Purwakarta Jawa Barat disini
Jadwal Puasa Ramadhan 2010 – Untuk wilayah Cirebon disini
Jadwal Puasa Ramadhan 2010 – Untuk wilayah Samarinda disini
Selamat menunaikan ibadah Puasa Ramadhan 1431H.

Sabtu, 17 Juli 2010

ISTIGHFAR


Khotbah Cak Nun:
Seandainya… kita sempat diberi peluang oleh Allah dikasih biaya untuk keliling dunia menyusur benua-benua, lautan dan semua dataran maupun gunung di seluruh permukaan bumi.

Atau paling tidak, kalau pada suatu hari kita bertemu dengan saudara-saudara kita sesama manusia yang berasal dari daerah-daerah yang bermacam-macam. Tanyakan kepadanya: Apakah di negerinya ada tanah sesubur tanah negeri kita? Apakah ada bumi yang bagaikan ibu hamil yang subur sebagaimana bumi nusantara kita? Tanyakan kepada mereka: apakah ada matahari yang se-sumringah matahari republik Indonesia? Tanyakan kepada mereka: apakah ada rerumputan yang riang gembira sebagaimana rerumputan di padang-padang kita? Tanyakan kepada mereka tentang kembang-kembang, bunga-bunga, pepohonan, angin, dan apa saja, apakah ada yang seindah Indonesia? Apakah ada yang sesubur Indonesia? Apakah ada yang.. sedahsyat Indonesia didalam memantulkan rahmat dan baroqah Allah SWT?

Betapa cintanya Allah kepada kita. Betapa sayangnya Allah kepada bangsa kita. Betapa beruntungnya kita dilahirkan di bumi pertiwi. Jadi kenapa sampai krisis seperti ini? Kenapa sampai kacau begini negeri kita? Mengapa kita berebut makanan, berebut kekuasaan, berebut apa saja seolah-olah kita adalah bangsa yang sangat miskin padahal kita bangsa yang sangat kaya raya?

Atau mungkin kita menjadi sangat malas.. karena sudah tersedia apapun saja di negeri ini? Dan tiba-tiba, kita menjumpai diri kita bertengkar satu sama lain. Bahkan berbunuhan satu sama lain. Memusnahkan satu sama lain. Me-nidak-kan satu sama lain. Membenci satu sama lain. Kenapa?

Apa yang salah dengan sistem budaya kita? Apa yang salah dengan sistem akal fikiran kita? Sistem politik kita, demokrasi kita, dan lain sebagainya, apa yang salah? Apakah kita bersedia untuk… melihat bahwa memang ada kesalahan-kesalahan yang sedang kita lakukan?

Saya yakin, sebagaimana suburnya tanah dan tanaman-tanaman di negeri ini, Allah juga memberi rahmat berupa kesuburan dan kecerdasan di akal kita, dan kesuburan cinta di dalam hati kita. Akan tetapi masalahnya.. kita bukan nggak punya ilmu untuk menyelesaikan masalah. Kita bukan tidak punya metode untuk mengurangi bentrokan-bentrokan. Kita bukan tidak punya solusi untuk mengakhiri kerusuhan-kerusuhan dan pembunuhan-pembunuhan.

Masalahnya adalah: kita mau atau tidak? Kita bersedia atau tidak? Untuk mengubah diri kita agar supaya tidak terus-menerus di atas udara negeri ini terLantunkan secara batiniah tembang-tembang kematian, kematian, ….
www.online-dbs.com/?id=mastok

Rabu, 14 Juli 2010

BERSAMA DBS MENUJU ERA HIDUP TANPA BATAS

Dunia semakin mengglobal, tidak lagi bisa diukur dengan satuan waktu dan jarak. Dimensi waktu dan jarak tidak lagi bisa dijadikan parameter actual.
Dunia seakan tanpa batas, menerjang sekat. Tidak mustahil rasanya akan tiba saatnya dimana manusia bisa memutar balik jarum waktu dan juga meloncat jauh kedepan seakan mempercepat putaran jarum jam. Bukan lagi cerita fiksi manusia mampu menembus dimensi waktu, baik kedepan maupun jauh kebelakang.
Bertamasya ke Bulan, ke angkasa luar, menjadi cita-cita dan cerita basi.
Era Informatika sekarang ini, adalah entry point dimulainya revolusi dimana digitalisasi segera menuntun manusia menuju Era Zero Mass, era dimana dimensi massa menjadi Nol. Satuan berat dan volume terabaikan.
Sehingga bukan saja dimensi jarak dan waktu yg tertembus, tetapi juga dimensi massa.
Lima puluh tahun silam, sulit dibayangkan manusia Indonesia bisa bicara dg sesamanya, bertatap muka seketika padahal mereka dibatasi jarak ribuan mile .
Sulit dibayangkan ketika itu, untuk menemui seseorang, menyampaikan sesuatu ke seseorang yang alamatnya sangat jauh, dibatasi gunung,jurang dan lautan, kita tidak perlu susah payah mengeluarkan tenaga dan mengorbankan waktu yg tidak sedikit. Seketika itu juga apa yang diinginkannya, baik berita, rasa kangen, rasa pengin tahu bahkan barang yang diinginkannya segera didapatkannya, tanpa kita harus meluangkan waktu khusus, bahkan bisa dilakukan dan didapatkannya sambil tiduran sekalipun.
Bahkan 30 tahun yang silam, orang akan dikatakan gila, stress dan bahkan dianggap kesurupan, sendirian ngomong bahkan tertawa-tawa, kadang marah-marah. Tetapi kini sudah menjadi pemandangan lumrah jika ada orang ngomong , tertawa-tawa bahkan manggut-manggut sendirian, bahkan sambil jalan.
Dahulu, orang dianggap waskita, linuwih, mempunyai ilmu gaib hanya karena bisa “meramal” bakal ada atau tidak ada hujan, banjir, angin topan dll.
Kemajuan Ilmu Pengetahuan telah menjawab itu semua.
Apa yang mustahil diwaktu lampau, menjadi kenyataan diwaktu kini, dan apa yang mustahil saat ini, akan menjadi kenyataan diwaktu datang
Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi terus berkembang menuju hidup tanpa batas,tentu saja atas izin Alloh SWT
Kata kuncinya: DOA DAN IKHTIAR CERDAS.
http://www.online-dbs.com/?id=mastok

Senin, 12 Juli 2010

SANDANG PANGAN PAPAN DAN………….??


SANDANG PANGAN PAPAN DAN………….??
Orang butuh sandang, bukan saja sekedar untuk menutupi aurat dan pantas,melindungi tubuh dari sengatan matahari dan terpaan angin bahkan juga menjadi simbol status social
Orang butuh pangan, bukan saja sekedar untuk memenuhi kebutuhan dasar demi kelangsungan hidup, tetapi bahkan untuk meningkatkan kualitas hidup sehat.
Orang butuh papan, bukan saja sekedar untuk berlindung dari sengatan panas matahari dan guyuran hujan dan angin, bahkan juga untuk meningkatkan kualitas hidup sehat dan juga menjadi symbol status social.
Manusia modern ternyata tidak cukup 3 macam kebutuhan pokok itu, tetapi juga dituntut untuk selalu belajar, menambah dan meningkatkan pengetahuannya agar kualitas hidup semakin tinggi. PENDIDIKAN menjadi kebutuhan pokok berikutnya.
Tidak berhenti sampai disitu, kemajuan teknologi,mobilitas dan dinamika kehidupan yg semakin tinggi , menuntut kebutuhan pokok yang lebih. INFORMASI DAN KOMUNIKASI menjadi kebutuhan pokok berikutnya.
Itu semua, pada batas tertentu menjadi kebutuhan primer yang harus dipenuhi, mau tidak mau, suka tidak suka, bahkan bisa tidak bisa.
Meski “hanya sekedar” memenuhi kebutuhan dasar, itupun tidak bisa didapat dengan gratis, apalagi kalau menginginkan lebih hanya sekedar memenuhi kebutuhan dasar.
Dibutuhkan sarana dan prasana yang mahal. Memang terasa ironis dan paradoksal. Untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidup dibutuhkan sarana dan prasarana. Orang harus memiliki kesehatan jasmani dan rohani yang cukup, fasilitas dan uang yang cukup, baru orang bisa mencapai “kesempurnaan” hidup. Sebaliknya untuk mendapatkan kesempatan meraih fasilitas dan uang yang cukup dibutuhkan sarana dan prasarana yang cukup. Jadi seperti lingkaran yg tak berujung pangkal.
Singkatnya untuk mendapatkan uang kita butuh sarana, untuk mempunyai sarana kita butuh uang.
Untuk memecah kebuntuan kuncinya adalah IKHTIAR CERDAS. Yaitu usaha untuk mensiasatinya dan berdoa kepada Illahi.
DBS menawarkan IKHTIAR CERDAS itu.
Nantikan penjelasan selanjutnya.


http://www.online-dbs.com/?id=mastok